Talk about finance, investing and everything in between

Tag archive

suku bunga negatif

Zero-Yield to Negative-Yield 101

in Economics by

ZYNY, itu akronim baru di dunia finansial yang mempunyai kepanjangan Zero-Yield to Negative Yield. Saya mau coba jelasin dikit tentang ZYNY sekalian menguji pemahaman saya hehehe.

Jadi normalnya kalau kita beli obligasi (bond) yield itu adalah realized return yang akan kita dapat, contohnya seperti Indonesia Government Bond Yield 10Y disekitar 7,0851% per 3 Februari 2015. Nah ZYNY berarti yield yang bakal investor dapat adalah 0% atau bahkan negatif. Loh kok bisa?

Penjelasan ZYNY dikutip dari WSJ.

In a nutshell, bonds that investors have to pay to own before adjusting for inflation. That might seem like a dud investment, but whether an investor actually loses money by holding the bond depends on what exactly happens to inflation. If it’s is lower than the yield on the bond, then investors can still make money in real terms. An investor can also make money by re-selling the bond at an even higher price than where they bought it.

Jadi selama inflasi lebih rendah dari yield itu misal inflasi ternyata -1% sedangkan bond yield -0.25% secara real term investor masih profit. Logika simplenya kurang lebih jika uang kita ga dimasukan di obligasi nilai uang kita akan berkurang 1% tapi jika dimasukan ke obligasi nilai uang kita hanya berkurang 0.25%. Investor juga masih bisa profit dari menjual obligasi itu di harga yang lebih tinggi.

OG-AD757_NegYie_G_20150202112322

Menurut JP Morgan, per akhir Januari 2015 setidaknya ada $ 3.6 trilyun obligasi ZYNY. Sampai saat ini semua obligasi ZYNY adalah obligasi pemerintah di negara-negara eropa.

Belom lagi negara seperti Denmark dan Swiss sekarang mempunyai negative interes rates, jadi normalnya kita naro uang di bank uang kita akan bertambah, dengan negative interest rates kita yang malah bayar ke bank. Terlebih bank-bank yang deposit uangnya di central bank, jadi buat mereka membeli obligasi ZYNY dinilai lebih menguntungkan daripada menempatkan uang mereka di central bank.

Menurut JP Morgan, ada 6 tipe investor yang tertarik membeli obligasi ZYNY.

  1. Investor yang takut memperkirakan deflasi.
  2. Investor yang bersepkulasi dengan apresiasi mata uang, contoh: saya berspekulasi mata uang Swiss akan terapresiasi atau menguat maka saya beli obligasi Swiss meskipun mempunyai yield negatif.
  3. Investor yang mengharapkan capital gain dari kebijakan central bank seperti rate cut atau QE.
  4. Central bank.
  5. Passive atau index fund
  6. Bank yang lebih memilih obligasi ZYNY daripada menempatkan di central bank dengan negative rates.

Emang ga ada obligasi yang yieldnya positif? Tentu ada, tapi mungkin ratingnya tidak se-aman obligasi pemerintah yang ber-yield negatif, untuk bank dan institusi yang diharuskan menempatkan dananya di investasi yang super aman, pilihannya cukup terbatas di obligasi pemerintah dengan rating super aman yang, di eropa, obligasi jenis ini beberapa yieldnya sudah negatif.

Jadi kira-kira punya efek apa ke Indonesia?

Indonesia sebagai salah satu negara dengan ekonomi yang bertumbuh diatas pertumbuhan ekonomi global, obligasi pemerintah yang “cukup” aman dengan yield menarik dan kelebihan-kelebihan lainnya sebagai emerging market tentu lebih menarik dibanding negara-negara eropa yang sedang dalam bayang-bayang resesi.

Sumber dan bahan bacaan:

What Negative Bond Yield Mean for Investor?

Who Buying Bond With Negative Yield?

When Interest Rates Go Negative

Europe’s QE Quandary

Tambahan dari mas Ariz @IDXchart

Ikut nimbrung ya… Tambahan aja buat teman-teman yang baca…

Zero-yield Bond tidak sama dengan Zero Coupon Bond.

Zero-yield Bond: kita kasih 100, besoknya dibalikin cuma 90.

Zero Coupon Bond: kita kasih 90, besoknya dibalikin 100 (tapi ga ada bunga/interest).

Bond yang normal: kita kasih 100, besoknya dibalikin 100 (plus bunga/interest yang dibayarkan berkala).

Go to Top