Modern Benjamin Graham – Indonesia Case

in Fundamental Analysis by

A8

Pagi-pagi ini dapet artikel baru yang cukup menarik tentang aplikasi formula Benjamin Graham di modern days. Buat yang belom tau siapa Benjamin Graham monggo google dulu.

Jadi basic formula Benjamin Graham itu:

Value = EPS x (8.5 + 2G)

Penjelasan formulanya dikit (mengutip dari blognya Parahita).

8.5 = P/E wajar untuk perusahaan yang tidak tumbuh labanya

G = tingkat pertumbuhan laba jangka panjang (7 -10 tahun)

Karena asumsi valuasi ini cukup agresif, lalu Benjamin Graham memodifikasi formula tersebut jadi

Value = EPS x (8.5 + 2G) x (4.4/AAA)

4.4 = risk free rate di US pada jaman itu

AAA = kupon tertinggi dari obligasi korporat berkualitas tinggi

Lalu, di artikel yang saya baca, EPS itu sendiri dimodifikasi jadi weighted EPS selama 5-10 tahun kebelakang pake metode sum of the years digit method

Dalam mencari G, mereka menggunakan metode current EPS dikurangi EPS 5 tahun yang lalu dibagi 5. Setelah itu mereka menggunakan Margin of Safety growth rate 0.75,  jika hasilnya nanti tetap lebih dari 15% maka dianggap G hanya 15%. Angka 2 sendiri bisa dirubah menurut penilaian kita, beberapa artikel yang pernah saya baca, 2 dianggap terlalu aggresif sehingga diganti 1 atau 1,5, atau kadang dianggap terlalu konservatif, sehingga diganti 2.5 atau 3. IMO, asumsi 2G pas di Indonesia yang kondisi ekonominya masih punya potensi yang besar.

Penyesuaian di Indonesia menurut Parahita, 4.4 diganti dengan BI rate pada saat itu dan definisi AAA sama. IMO, AAA bisa diganti dengan kupon obligasi ritel/sukuk ritel (ORI/SR) yang tertinggi yang masih diperdagangkan. Saat ini adalah SR 006 (8.75%), karena info untuk membeli obligasi korporat untuk ritel masih terbatas, saya masih belum tau apa ritel bisa beli atau tidak.

Setelah dapat hasil dari perhitungan dengan formula diatas, Benjamin Graham juga merekomendasikan penggunaan MoS sebesar 50%.

Jika Relative Graham Value (RGV) (value/current price) < 1 berarti overvalued, > 1 berarti undervalued.

Ini cuma salah satu metode valuasi, pemilihan investasi punya banyak pertimbangan lainnya. Be wise. 🙂

Artikel-artikel terkait:

Memilih Saham a la Benjamin Graham (Bagian 2)
Modern Graham
How to Value a Stock with the Benjamin Graham Formula

Saya udah mencoba menggunakan formula untuk beberapa saham, sampai saat ini yang mempunyai RGV > 1 adalah BBTN, BNGA, BBRI, BTPN, TOTL, SSIA, MBSS, MPMX. Kalo mau request saham yang lain silahkan. 🙂

Facebook Comments

please insert your comment