Menghitung Return Portofolio Menggunakan Fungsi XIRR Excel

in Portfolio by

Kita sudah mendekati akhir tahun 2015, buat para teman-teman trader dan investor yang lagi mau menghitung tahun ini mendapatkan untung atau rugi berapa persen, berikut saya sharing cara menghitungnya menggunakan fungsi XIRR pada excel/google sheets.

Cara paling sederhana menghitung return adalah selisih antara jumlah di akhir tahun dan awal tahun dibagi dengan jumlah di awal tahun. Misal akhir tahun jumlahnya adalah Rp 15 juta dan awal tahun adalah Rp 10 juta maka 15 juta – 10 juta sama dengan 5 juta lalu dibagi dengan 10 juta, hasilnya return kita pada tahun itu adalah 50%. Tapi bagaimana jika selama periode tersebut atau tahun tersebut ada uang yang kita masukan (deposit atau dividend) ataupun uang yang kita tarik dari portofolio? Ada cara menghitung return portofolio jika dalam tahun itu kita ada cash flow keluar atau masuk ke portofolio (deposit/withdraw).

Caranya adalah menggunakan XIRR pada excel/google sheets, jadi XIRR ini akan menghitung return portofolio dengan memperhitungkan jumlah dan waktu ada kas keluar atau masuk ke portofolio.

Contoh:

Ada 3 kasus, kasus pertama kita mulai portofolio dengan Rp 10 juta pada awal tahun, lalu secara rutin tiap bulan dan dengan jumlah yang sama kita memasukan Rp 1 juta ke dalam portofolio, di akhir tahun portofolio kita berjumlah Rp 23 juta. Berapakah return kita pada tahun itu?

Kasus pertama
Kasus pertama

Pada kasus pertama kita mendapatkan return sebesar 13.03% menggunakan XIRR

Kasus kedua, kita mulai portofolio dengan Rp 10 juta pada awal tahun, lalu secara acak dan jumlah yang acak juga kita memasukan uang ke dalam portofolio, di akhir tahun portofolio kita berjumlah Rp 23 juta. Berapakah return kita pada tahun itu?

Kasus kedua
Kasus kedua

Pada kasus kedua kita mendapatkan return sebesar 11.65% menggunakan XIRR

Kasus ketiga, kita mulai portofolio dengan Rp 10 juta pada awal tahun, lalu secara acak dan jumlah yang acak juga kita memasukan uang ke dalam portofolio, ada juga dividend yang masuk dan ada juga saat kita menarik uang dari portofolio, di akhir tahun portofolio kita berjumlah Rp 23 juta. Berapakah return kita pada tahun itu?

Kasus ketiga
Kasus ketiga

Pada kasus ketiga kita mendapatkan return sebesar 13.09% menggunakan XIRR

Jika teman-teman perhatikan, meskipun jumlah dan waktu uang yang masuk dan keluar berbeda, tetapi pada periode tersebut total jumlah yang masuk kedalam portofolio sama yaitu Rp 11 juta. Sebagai perbandingan, jika kita hanya menghitung berdasar jumlah di awal dan jumlah di akhir maka return portofolio tersebut adalah 130%, atau jika kita menghitung berdasarkan jumlah di akhir dikurang jumlah awal ditambah uang yang masuk dan keluar lalu dibagi jumlah awal ditambah uang yang masuk dan keluar, maka [23 juta – (10 juta + 11 juta) / (10 juta + 11 juta)] return kita adalah 9.52%.

Perlu diingat XIRR ini adalah return annualized, jadi misal ada kasus seperti berikut,

Kita mulai dari 1 Januari 2013 sampai hari ini 22 Desember 2015, selama periode tersebut ada uang masuk dan keluar dengan jumlah dan waktu yang acak, totalnya sama seperti tiga kasus di atas yaitu Rp 11 juta. Dengan menggunakan XIRR kita akan mendapatkan return 4.56%, return ini adalah return annualized, jadi dengan kata lain sejak 2013, return per tahun kita adalah 4.56%.

Kasus keempat
Kasus keempat

Lalu bagaimana formula XIRR pada excel/google spreadsheet?

=XIRR(cashflow_amounts, cashflow_dates)

Cashflow amounts adalah semua uang yang masuk atau keluar dari awal periode sampai jumlah di akhir periode, sedangkan cashflow dates adalah tanggal saat transaksi masuk atau keluar itu terjadi.

Sebagai catatan, jika dilihat pada keempat contoh diatas ada yang berbeda, contoh pertama dan kedua, jumlah di awal periode dan jumlah yang masuk adalah negatif dan jumlah di akhir periode positif, lalu contoh ketiga dan keempat, kebalikannya. Mengapa? Sebenernya sama aja, jika kita memasukan jumlah yang masuk dalam positif maka jumlah yang keluar dan jumlah di akhir harus negatif, dan sebaliknya. Kalo engga nanti hasilnya bakal error. :peace.

Berikut contoh kasus-kasus di atas di google spreadsheet, XIRR Google Spreadsheet.

Semoga post ini membantu teman-teman. :))

Buat yang suka ngeliatin portfolio sahamnya harian, mingguan atau bulanan. Ini ada cara simple buat feeding data dari yahoo finance ke google docs jadi kita ga perlu update harga portfolio tiap saat. Make Your Own Portfolio Watcher

Facebook Comments

please insert your comment