Melihat Saham Dengan Return Terbesar 10 Tahun Terakhir

in Others by

Coba tebak saham dengan return terbesar dalam 10 tahun terakhir ini apa? Apakah HM Sampoerna (HMSP)? Apakah Unilever (UNVR)? Atau Bank BRI (BBRI)? Salah. Jawabannya adalah Kresna Graha Investama (KREN). Berapa emang returnnya dalam 10 tahun terakhir ini? 7805%. WOW! Jika anda punya 1 juta rupiah saham KREN 10 tahun yang lalu, saat ini nilainya sudah 79 juta rupiah.

Ada berapa saham yang mencetak return lebih dari 1000% dalam 10 tahun terakhir? Jawabannya ada 45 saham, dan ada 71 saham yang mencetak return diatas 500% dalam 10 tahun terakhir. Jika dibandingkan dengan jumlah saham dalam IHSG maka perbandingannya adalah 9.1% dan 14.4%, atau dengan kata lain, hanya ada sekitar 10 dari 100 saham yang bisa mencetak return diatas 500% dalam 10 tahun terakhir.

Jadi apa-apa saja saham tersebut? Berikut daftarnya

Saham dengan return >1000%

 

Saham dengan return >500%

Beberapa yang bisa kita perhatikan adalah:

  1. Hanya ada sekitar 13 saham dengan market cap Rp 10 trilyun dalam 45 saham dengan return >1000% dan hanya 7 saham dalam 26 saham dengan return >500%.
  2. Tidak ada saham perbankan dalam return >1000% dan hanya 3 bank dalam return >500% yaitu Bank Mayapada (MAYA), Bank Woori Saudara (SDRA) dan Bank BCA (BBCA). Bank BRI (BBRI) hanya mencetak return 364% dan Bank Mandiri (BMRI) hanya 294%.
  3. Hanya ada 20 saham dengan Return On Invested Capital (ROIC) diatas 15% yang masuk dalam dua daftar diatas. Sedangkan saat ini, keseluruhan ada 55 saham dengan ROIC diatas 15%.
  4. Ada 34 saham dengan Return On Equity (ROE) diatas 15% yang masuk dalam dua daftar diatas. Sedangkan saat ini, keseluruhan ada 106 saham dengan ROE diatas 15%.

Kesimpulannya, peluang untuk kita memilih ke-71 saham diatas relatif kecil, hanya 1:10 dan menjadi lebih kecil lagi jika kita hanya melihat saham-saham perusahaan yang “genah” (jelas).

 

Catatan: Ada 189 saham dengan data yang tidak tersedia, jadi mungkin ada lagi saham yang masuk daftar diatas. Data diatas menggunakan mata uang USD (million USD), jadi ada selisih nilai tukar.

Facebook Comments

please insert your comment