Kunci Investasi Yang Sukses

in Others by

Investor-investor yang hebat, tidak peduli strategi dan gaya investasinya punya satu kesamaan: mereka disiplin dengan strategi investasinya apapun yang terjadi dengan pasar.

Jadi kunci investasi yang sukses bukan hanya mencari strategi yang bagus tetapi juga bisa mengaplikasikannya dengan konsisten.

“The reason [Warren] Buffett is successful is not because he has a magic stock wand, but rather has unbelievable ability to stick to his style. There are numerous investment styles on Wall Street that work — value, momentum, trend, buy and hold — they all work. The challenge is sticking to your style and not selling at the worst time.” – Meb Faber

Karena pasar itu sifatnya cyclical, jadi untuk bisa stick ke satu strategi investasi akan menjadi sangat susah. Biasanya, keinginan untuk merubah strategi kita paling tinggi saat kita merasa takut, greedy atau iri dengan orang lain. Ketika kita liat orang lain strateginya menghasilkan return yang lebih bagus dari kita, kita akan mengalami yang namanya Fear Of Missing Out (FOMO). Kata Jack Bogle, “No matter how greedy or fearful we are, stick with the strategy.”

744942

Jika kita perhatikan beberapa investor sukses memiliki strategi yang berbeda satu sama lain. WB dengan value investing, George Soros dengan “Soros Way”, Carl Icahn dengan Activist Investing, James Chanos dengan short selling, James Simons dengan Quantitative Investing, John Paulson dengan M&A Investing, Jack Bogle dengan Index Investing, Chris Sacca dengan Startup Investing dan lain-lain.

Jadi bagaimana kita menemukan strategi yang cocok? Caranya adalah mengetahui diri kita sendiri, kita tertarik di bidang apa? Kemampuan kita dimana? Apakah kita orang yang sabar? dan lain-lain. Beberapa strategi pada akhirnya akan menghasilkan return yang sangat tinggi tetapi harus melewati periode suram dimana sahamnya tidak bergerak sama sekali atau bahkan jatuh dalam dulu. Ga semua orang bisa melewati periode suram ini.

Investor yang sukses harus menyesuaikan kemampuan dirinya dengan strategi investasinya, bukan hanya kemampuan berfikirnya tetapi juga aspek emosional.

Tapi bukan berarti strategi yang kita pilih tidak butuh penyesuaian, tentu butuh penyesuaian karena dunia investasi itu dinamik. Tetapi penyesuaian yang dimaksut bukan penyesuaian yang tiba-tiba dalam satu malam semua berubah, tetapi yang progresif. WB sendiri menyesuaikan strategi investasinya dari cigar-butt investing (deep value) ke memilih perusahaan dengan moats (competitive advantages) yang kuat.

Sumber:

The Key to Great Investing

Facebook Comments

please insert your comment