[Updated sampai 27 Maret 2020]

Post ini melanjutkan yang pernah saya tulis di blog. Tentu dengan data yang terupdate (sampai dengan 27 Maret 2020) dan range yang lebih panjang (dari Januari 1991).

Pasti semua orang yang berinvestasi atau trading di Indonesia tau apa itu $IHSG, bahkan orang yang belum pernah berinvestasi pun pasti pernah mendengar $IHSG di berita.

$IHSG adalah singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan dan digunakan untuk menjadi acuan kondisi pasar saham Indonesia.

Meski kita tidak berinvestasi dalam $IHSG dan juga masih belum ada index fund/Reksa Dana Indeks yang berisikan konstituen dari $IHSG tetapi tidak ada salahnya untuk mengetahui fakta-fakta terkait $IHSG. Untuk tulisan ini saya kali ini akan membahas hal yang paling penting dalam hal investasi: RETURN. Dalam hal ini, bagaimana return IHSG dari tahun ke tahun?

Mungkin ada yang bertanya-tanya melihat judulnya, apa benar hanya 53% kemungkinan secara harian $IHSG yang positif? Jawabannya: Ya, yang berarti hampir setengah dari perdagangan harian $IHSG ditutup lebih rendah dari pembukaannya atau negatif. Berikut statistiknya.

Beberapa hal tidak begitu berubah jauh dari data yang saya kumpulkan sebelumnya, sekitar 53% dari perdagangan harian $IHSG yang ditutup positif. Jika time frame semakin lama maka probabilitas IHSG menghasilkan return semakin baik.

Salah satu yang berubah ada pada time frame 5 tahun, pada data sebelumnya karena dimulai dari tahun 1992 maka per 5 tahun $IHSG selalu menghasilkan return, sedangkan di data baru ini, per 5 tahun ada 1 periode dimana $IHSG tidak menghasilkan return dan malah rugi, yaitu periode 1996–2000.

Beberapa fakta menarik lainnya:

  • Jika kamu investasi pada awal Januari 1991 sebesar Rp 1 juta Rupiah, maka kamu akan punya Rp 11.12 juta pada tanggal 27 Maret 2020.
  • Periode terbaik $IHSG adalah pada 2001–2010, pada periode tersebut $IHSG menghasilkan CAGR sebesar 24.61%. Periode saat ini? Pada 2011–2019, CAGR nya adalah 6%. CAGR sejak dari 1991 sampai dengan 2020? (assume 2020 ditutup sama dengan tanggal 27 Maret 2020) 8.6%. Yep, that low.
  • Probabilitas $IHSG bergerak lebih atau kurang dari 2% setiap hari hanya 10.6%.
  • Standard deviation dari return tahunan selama 30 tahun cukup tinggi, yaitu 38.62%.
  • Return tahunan $IHSG bervariasi dan tidak bisa diprediksi, you could either end up with +115% or -50%, or you could experience 2 years of loss (1997–1998 & 2000–2001).

The future is uncertain, sebagai investor atau trader harus selalu berfikir dengan probabilitas dan tidak ada yang pasti. What this data tells me is that the longer your time horizon, semakin tinggi probabilitas kamu untuk menghasilkan return jika berinvestasi saham.

Does this mean that you’re guaranteed to earn returns if you hold them for a specified time frame? No.

Apakah kedepannya hasil seperti ini akan terulang lagi? No.

Are there investors out there who actually have 10 or 15 year time horizons? Absolutely — Millennials yang baru mulai bekerja atau punya penghasilan, umur 30–40 yang catch up untuk dana pensiun, atau bahkan pensiunan yang mungkin investasi untuk anak-cucu mereka. Perbedaannya adalah berapa alokasi aset dari tiap-tiap kategori investor tersebut dan kebutuhan mereka masing-masing.

Disclaimer — angka-angka disini belum termasuk inflasi, biaya-biaya dan tidak memperhitungkan dividend.

Untuk tahun 2020, assume harga penutupan $IHSG adalah sama dengan harga penutupan pada tanggal 27 Maret2020.

Untuk menghitung return harian, mingguan dan bulanan menggunakan harga penutupan dari tiap-tiap periode. Sedangkan untuk 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun dan 10 tahun menggunakan harga pembukaan dan penutupan dari tiap-tiap periode.

[Updated sampai 27 Maret 2020]

Medium post ini melanjutkan yang pernah saya tulis di blog. Tentu dengan data yang terupdate (sampai dengan 27 Maret 2020) dan range yang lebih panjang (dari Januari 1991).

Pasti semua orang yang berinvestasi atau trading di Indonesia tau apa itu $IHSG, bahkan orang yang belum pernah berinvestasi pun pasti pernah mendengar $IHSG di berita.

$IHSG adalah singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan dan digunakan untuk menjadi acuan kondisi pasar saham Indonesia.

Meski kita tidak berinvestasi dalam $IHSG dan juga masih belum ada index fund/Reksa Dana Indeks yang berisikan konstituen dari $IHSG tetapi tidak ada salahnya untuk mengetahui fakta-fakta terkait $IHSG. Untuk tulisan ini saya kali ini akan membahas hal yang paling penting dalam hal investasi: RETURN. Dalam hal ini, bagaimana return IHSG dari tahun ke tahun?

Mungkin ada yang bertanya-tanya melihat judulnya, apa benar hanya 53% kemungkinan secara harian $IHSG yang positif? Jawabannya: Ya, yang berarti hampir setengah dari perdagangan harian $IHSG ditutup lebih rendah dari pembukaannya atau negatif. Berikut statistiknya.

https://cdn-images-1.medium.com/max/1600/1*wLp4Irr2RlBHv3x_CWIKwA.png

Beberapa hal tidak begitu berubah jauh dari data yang saya kumpulkan sebelumnya, sekitar 53% dari perdagangan harian $IHSG yang ditutup positif. Jika time frame semakin lama maka probabilitas IHSG menghasilkan return semakin baik.

Salah satu yang berubah ada pada time frame 5 tahun, pada data sebelumnya karena dimulai dari tahun 1992 maka per 5 tahun $IHSG selalu menghasilkan return, sedangkan di data baru ini, per 5 tahun ada 1 periode dimana $IHSG tidak menghasilkan return dan malah rugi, yaitu periode 1996–2000.

Beberapa fakta menarik lainnya:

  • Jika kamu investasi pada awal Januari 1991 sebesar Rp 1 juta Rupiah, maka kamu akan punya Rp 11.12 juta pada tanggal 27 Maret 2020.
  • Periode terbaik $IHSG adalah pada 2001–2010, pada periode tersebut $IHSG menghasilkan CAGR sebesar 24.61%. Periode saat ini? Pada 2011–2019, CAGR nya adalah 6%. CAGR sejak dari 1991 sampai dengan 2020? (assume 2020 ditutup sama dengan tanggal 27 Maret 2020) 8.6**%**. Yep, that low.
  • Probabilitas $IHSG bergerak lebih atau kurang dari 2% setiap hari hanya 10.6%.
  • Standard deviation dari return tahunan selama 30 tahun cukup tinggi, yaitu 38.62%.
  • Return tahunan $IHSG bervariasi dan tidak bisa diprediksi, you could either end up with +115% or -50%, or you could experience 2 years of loss (1997–1998 & 2000–2001).
https://cdn-images-1.medium.com/max/1600/1*0sHYZ26sBPt6mBXt6w9yDA.png

The future is uncertain, sebagai investor atau trader harus selalu berfikir dengan probabilitas dan tidak ada yang pasti. What this data tells me is that the longer your time horizon, semakin tinggi probabilitas kamu untuk menghasilkan return jika berinvestasi saham.

Does this mean that you’re guaranteed to earn returns if you hold them for a specified time frame? No.

Apakah kedepannya hasil seperti ini akan terulang lagi? No.

Are there investors out there who actually have 10 or 15 year time horizons? Absolutely — Millennials yang baru mulai bekerja atau punya penghasilan, umur 30–40 yang catch up untuk dana pensiun, atau bahkan pensiunan yang mungkin investasi untuk anak-cucu mereka. Perbedaannya adalah berapa alokasi aset dari tiap-tiap kategori investor tersebut dan kebutuhan mereka masing-masing.


Sumber data: Yahoo Finance

Referensi: Playing the Probabilities — A Wealth of Common Sense

Angka-angka disini belum termasuk inflasi, biaya-biaya dan tidak memperhitungkan dividend.

Untuk tahun 2020, assume harga penutupan $IHSG adalah sama dengan harga penutupan pada tanggal 27 Maret2020.

Untuk menghitung return harian, mingguan dan bulanan menggunakan harga penutupan dari tiap-tiap periode. Sedangkan untuk 1 tahun, 3 tahun, 5 tahun dan 10 tahun menggunakan harga pembukaan dan penutupan dari tiap-tiap periode.

If you like this article, now you can support me

Facebook Comments

please insert your comment